Tampilkan postingan dengan label Pulau Sumatera. Tampilkan semua postingan

History Asykar TheKing Pekanbaru



Supporter – Berawal dari  keinginan para pengurus dan manajemen untuk membuat suporter yang akan mendukung PSPS dalam setiap pertandingannya, apalagi setelah lolos masuk ke Divisi Utama,  Mafrion membentuk dan menyerahkan kepada Painur untuk membina suporter yang bernama “ASKAR BERTUAH” sesuai dengan nama tim PSPS.
Kemudian Edi Iskandar  pemilik SSB Portes yang pada saat itu muridnya 180 orangmendapat tawaran dari Jeffri Nazir, guna mengerahkan anak didiknya  untuk menjadi suporter, hal ini langung ditanggapi oleh Edi Iskandar dengan serius. Pada saat mendukung PSPS untuk pertama kalinya, Edi menyuruh anak didiknya memakai kostum merah dan biru. Dan untuk menciptakan suasana agar lebih ramai Edi iskandar membuat bendera dengan uang pribadinya dan dijahit oleh almarhumah ibunya.Hari itu PSPS menang 3-1 melawan Persijatim.
Setelah sukses mengerahkan anak didiknya sebagai supporter PSPS  maka Jeffri Nazir dan Irwansyah Tanjung berinisiatif   untuk membelikan gendang sebagai alat pendukung. Sejak saat itu, para anak didiknya ini terkenal dengan  BOCAH THEKING  yang selalu berdampingan dengan Suporter ASKAR BERTUAH. Dan dari sinilah awal per-supporter-an di Riau dimulai. Seiringan perkembangan waktu, namanya diganti menjadi Asykar Theking
Maka pada tanggal 21 Desember 2001 dideklarasikanlah supporter ini di Hotel Mutiara.Berikut nama-nama deklarator yang hadir yang pada saat itu.
1. AFRINALDY
2. MAYOR HARYSTANTO
3. EDI ISKANDAR
4. IAN TANJUNG
5. ARMANTO ANSAM
6. AFRIZAL
7. PAINUR
8. DONI ARSETO
9. ANDY GUSTAV
10.ALCE POS
11.SUARDI PANDEKA
12.TIO PORTES
13.SUHERMAN
14.HAIRUMAN
15.BOY SABIRIN
16.ABDUL GAFUR
17.HENDRIDON SAPUTRA
18.MUSIR

PROFIL ASYKAR THEKING
Semenjak berkiprah pada LIGA INDONESIA VIII 2002, ASYKAR THEKING telah membuktikan diri sebagai Supporter yang benar-benar memberikan dukungan kepada PSPS Pekanbaru. ASYKAR THEKING merupakan ujung tombak yang mengakomodir pendukung PSPS Pekanbaru. Dan dalam beberapa kesempatan ASYKAR THEKING sering mengadakan pertemuan dengan management dan pemain PSPS Pekanbaru guna memacu dan memotivasi prestasi PSPS Pekanbaru itu sendiri. Dan juga ASYKAR THEKING tidak henti-hentinya mensosialisasikan keberadaan PSPS Pekanbaru ini ke berbagai pelosok Pekanbaru bahkan sampai seluruh Provinsi Riau dan juga berusaha mensosialisasikan ke berbagai kalangan.
Tradisi Sepak Bola yang belum mengakar di Kota Pekanbaru khususnya dan Provinsi Riau pada umumnya membuat sosialisasi ASYKAR THEKING ini banyak mengalami kesulitan. Banyak tanggapan yang tidak seharusnya dilontarkan kepada pencinta PSPS Pekanbaru ini yang notabene merupakan pendukung setia kesebelasan PSPS Pekanbaru kebanggaan Kota Bertuah. Namun berkat kerja keras ASYKAR THEKING dan pendukung beberapa pihak yang se-ide dan se-pemikiran, ASYKAR THEKING sekarang tumbuh menjadi sebuah kelompok Supporter yang sudah dikenal di Indonesia. Memang tujuan dari berdirinya ASYKAR THEKING selain memberikan dukungan kepada PSPS Pekanbaru adalah menjalin persahabatan dengan Supporter lain dan juga menjaga agar pertandingan PSPS Pekanbaru berlangsung dalam keadaan kondusif.
Harus diakui semenjak kelahiran ASYKAR THEKING pertandingan kandang PSPS Pekanbaru berlangsung tertib dan aman, karena ASYKAR THEKING memberikan contoh kepada penonton lain dalam memberikan dukungan yang Sportif kepada PSPS Pekanbaru. Sebelum kehadiran ASYKAR THEKING sering terjadi perpecahan dukungan antara penonton didalam stadion, hal ini mungkin terjadi karena penduduk Pekanbaru yang heterogen (terdiri dari banyak suku daerah) dengan latar belakang budaya yang berbeda namun hal ini dapat berubah drastis dengan kehadiran ASYKAR THEKING. Dan sampai saat sekarang ini dapat dipastikan seluruh penonton pertandingan kandang PSPS Pekanbaru, sekarang satu suara memberikan dukungan untuk ASYKAR BERTUAH.
Rabu, 19 Juni 2013

History Smeck Hooligan Medan




Supporter Bola PSMS Medan ini "lahir" pada tahun 2003. Sejumlah pemuda yang fanatik dengan Tim Ayam Kinantan, kala itu melihat komunitas fans yang ada sudah tidak lagi punya mendukung semangat kebersamaan secara fair. Wak Labu, Kebong, Loren, Akim Hasibuan, Didi, Agam, Jack R dan Icut, yang mahasiswa ITM ini, pada 30 September, kumpul di Jalan Pelangi No 5 Medan.


Tepat pukul 18.00 WIB, mereka mendeklarasikan komunitas untuk fans PSMS yang baru dengan nama Supporter Medan Cinta Kinantan (SMeCK). Diawali hanya dengan  20-an orang, kini komunitas yang punya anggota dari latar belakang berbeda dan dari sega usia, semakin berkembang. "Sesuai nomor kartu anggota, sudah mencapai tujuh ribuan lebih, dan ratusan di antaranya perempuan," sebut Wak Labu. keanggotaannya sudah mencapai 34 basis dan komunitas ini juga terbentuk di Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi), Kalimantan, Palembang dan Aceh. Selain memiliki kartu anggota, para Smeckers (sebutan anggota SMeCK Hooligan) punya salam ciri khas tersendiri. Salam "sada roha" atau satu hati.

Jika disebut "Smeck", disahut "Hooligan" dengan nada keras dan tegas sembari sembari memperlihatkan kepala tangan dengan melipat tiga jari di tengah. Sedang jempol dan kelingking tegak berdiri. "Ini menandakan persaudaraan. Yang senior (dilambangkan ibu jari,red) membimbing adik-adik yang lebih muda (dilambangkan kelingking,red)," terang Wak Labu sambil memperagakan kepalan tangan kanannya.

Pria gempal yang ramah ini menambahkan, lahirnya SMeck ini dari rasa persekawanan, kemudian besar di kekeluargaan dan kuat di persaudaraan. Dalam perjalanannya, sebutan pengiring dibelakang nama SMeck telah berganti sebanyak tiga kali. Pergantian itu menyikapi kreativitas dan disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang berkembang di lembaga komunitas ini.


Awalnya (hanya) SMeCK, kemudian SMeCK Football Club (FC), SMeCk Mania dan saat ini SMeCK Hooligan. "Tetapi pergantian itu dilakukan sesuai mubes (musyawarah besar,red), dengan ketentuan nama depan SMeCK tidak boleh dirubah," timpal Nata Mangunsong, ketua yang baru terpilih kembali untuk periode 2011-2014.

History Skull Banda Aceh



SUPORTER SKULL adalah singkatan dari kalimat SUPORTER KUTARAJA UNTUK LANTAK LAJU. SUPORTER merupakan bentuk Bahasa Indonesia dari kata SUPPORTER yang berasal dari Bahasa Inggris, yang berarti pendukung. KUTARAJA atau KOETARADJA adalah nama lama Kota BANDA ACEH, i...bukota Provinsi NANGGROE ACEH DARUSSALAM, yang merupakan homebase atau markas dari klub PERSIRAJA. Sedangkan LANTAK LAJU, adalah julukan paling terkenal dari klub PERSIRAJA, disamping julukan lainnya seperti LASKAR RENCONG. Maka gampangnya, SKULL bisa diartikan sebagai PARA PENDUKUNG KLUB PERSIRAJA BANDA ACEH. SKULL secara resmi dibentuk pada tanggal 11 APRIL 2007, jadi usianya masih sangat muda, baru 3 tahun, jadi wajar kalau anggotanya masih sangat sedikit. Kalau diibaratkan bayi, SKULL masih cengeng, baru bisa ngomong dan baru bisa jalan, malah masih harus disusui. Tapi kenyataannya nggak demikian! SKULL yang masih sangat muda usianya, nggak pernah disusui oleh siapapun, nggak perlu digendong, dan nggak perlu dipapah. Karena SKULL mampu mandiri sampai saat ini, dan Insya Allah sampai seterusnya. Apa yang membuat SKULL bisa mandiri? Berkat perjuangan para SKULLER (sebutan untuk anggota SKULL), yang selalu siap berkorban apapun juga demi PERSIRAJA. SKULL juga nggak cengeng, nggak cuma bisa mengeluh, nggak cuma bisa protes dan merengek. Tapi SKULL selalu tegar dalam mendukung perjuangan para pemain PERSIRAJA. SKULL punya semboyan: PERSIRAJA capek, SKULL capek. PERSIRAJA kepanasan, SKULL kepanasan. PERSIRAJA kehujanan, SKULL kehujanan. PERSIRAJA menang, SKULL senang! Pembentukan SKULL digagas oleh TEUKU IQBAL DJOHAN, S.E. bersama beberapa orang teman, yaitu segerombolan anak muda yang biasa nongkrong di GALAXY INTERNET ZONE & MULTIPLAYER GAME CENTRE di Banda Aceh, yang sama-sama menggilai PERSIRAJA. Siapa yang bisa menjadi anggota SKULL? Siapa saja! Asalkan betul-betul mencintai PERSIRAJA, dan punya tujuan murni untuk mendukung perjuangan PERSIRAJA di lapangan. SKULL bukan untuk mereka yang punya embel-embel tertentu, alias misi-misi terselubung, seperti mengumpulkan massa untuk kegiatan politik, mendekatkan diri dengan kalangan penguasa, dan bukan juga untuk mita peng dan sebagainya. SKULL nggak berpolitik, dan bebas politik! SKULL 100 % olahraga! 100 % sepak bola! dan 1000 % PERSIRAJA!!!

Counter

Jak Online Liga Indonesia Goal.Com Ultras Tifo

Translate

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Protection Status

- Copyright © Welcome To Supporter Indonesian Ultras -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -